Sabtu, 30 Mei 2015

penjualan perseorangan atau personal selling



PENJUALAN PERSEORANGAN ATAU PERSONAL SELLING

1.      Pengertian penjualan perseorangan (personal selling)
Adalah suatu bentuk penyajian sevara lisan dalam suatu pembicaraan dengan seseorang atau calon pembeli dengan tujuan meningkatkan terwujudnya penjualan produk.

A.    Prinsip – prinsip dasar penjualan perseorangan / personal selling
·         Merealisasikan penjualan.
·         Persiapan yang matang.
·         Mengatasi keberatan dan kesukaran pembeli.
·         Menimbulkan goodwill setelah penjualan terjadi.
B.     Fungsi penjualan perseorangan / personal selling
·         Memperkenalkan barang kepada konsumen melalui peragaan.
·         Memciptakan kepercayaan konsumen.
C.    Bentuk – bentuk penjualan perseorangan / personal selling
·         House of selling.
·         Across the counter selling.
·         Order taker.
·         Sales : Insistent presence, product demeaning.

pemasaran langsung



PEMASARAN LANGSUNG

1.      Pengertian pemasaran langsung
Adalah suatu metode penjualan dimana pangiklan / penjual mendekati pelanggan pontensial secara langsung dengan produk dan jasa yang ditawarkan.

A.    Manfaat penjualan langsung bagi pelanggan
·         Dapat menghemat waktu.
·         Pemilihan barang dagangan yang lebih banyak.
·         Rasa senang, nyaman dan bebas dari kecurigaan terhadap barang, kerena pelanggan dapat menanyakan secara langsung mengenai barang kepada penjual.
B.     Manfaat penjualan langsung bagi penjual
·         Dapat menekan biaya dan meningkatkan kecepatan dan keefesiensian.
·         Dapat ditentukan waktunya agar dapat menjangkau calon pelanggan pada saat yang paling tepat.

C.    Saluran – saluran dalam pemasaran langsung
1. Surat langsung.
2. Pemasaran katalog.

modal saham dan macam - macam saham



MODAL SAHAM

A.    Pengertian modal saham
Modal saham adalah kekayaan pemagang saham yang ditanam dalam sebuah perusahaan yang dibuktikan dengan lembar – lembar saham.

B.     Sumber utama modal perusahaan
1. kontribusi dari para pemegang saham.
2. Laba yang ditahan oleh perusahaan.

C.    Pengertian saham dengan nilai nominal
Adalah nilai yang tercantum dalam tiap lembar saham. Nilai nominal saham tidak mempunyai hubungan dengan harga pasar. Hanya diperlukan untuk kepentingan hukum.

D.    Macam – macam saham
1.      Saham biasa / modal saham prioritas
Digunakan untuk mencatat nominal saham yang diterbitkan.
2.      Agio saham.
              Digunakan untuk mencatat kelebihan – kelebihan pembelian harga saham oleh pembeli.
3.      Disagio saham
              Digunakan untuk mencatat kekurangan pembayaran harga saham dibawah niali nominalnya.

pengertian saham treasury dan metode dalam pencatatannya



SAHAM TREASURY

        I.            Pengertian saham treasury
Adalah saham perusahaan yang dibeli kembali dari peredaran sementara waktu dengan maksud untuk dijual kembali. Pembelian kembali saham yang beredar sebagai treasury stock dilakukan dengan tujuan :
a.      Menaikan harga pasar saham.
b.      Saham akan dijual kembali pada karyawan perusahaan.
c.       Saham akan dibagikan sebagai deviden.
d.      Akan ditukar dengan surat- surat berharga perusahaan lain.

      II.            Ada 2 metode dalam pencatatan saham treasury, yaitu :
a.      Metode cost (metode harga perolehan)
Yaitu transaksi akan terdiri dari dua tahap. Pertama perolehan saham dan kedua penjualan kembali saham treasury.
b.      Metode par value (metode nilai nominal)

kebijakan fiskal



KEBIJAKAN FISKAL
A.     Definisi kebijakan fiskal
Kebijakan fiskal adalah suatu kebijakan ekonomi dalam rangka mengarahkan perekonomian kearuh yang lebih baik lagi dengan cara mengatur pengeluaran dan penerimaan pemerintah. Kebijakan ini juga mirip dengan kebijakan moneter karena sama- sam mengatur jumlah uang yang beredar, namun kebijakan fiskal lebih menekankan kepada pengaturan jumlah penerimaan dan peneluaran pemerintah.
Instrumen kebijakan fiskal adalah penerimaan dan pengeluaran pemerintah yang berhubungan erat dengan pajak. Dari sisi pajak jelas jika menubah tariff pajak yang berlaku akan berpengaru pada ekonomi. Jika pajak diturunkan maka kemampuan daya beli masyarakat akan meningkat dan industry akan dapat meningkatkan jumlah output. Dan sebaliknya kenaikan pajak akan menurunkan daya beli masyarakat serta menurunkan output industry secara umum.

B.      Kebijakan anggarannya / politik anggaran
1.      Anggaran Surplus (surplus budget) / Kebijakan fiskal kontraktif
Adalah suatu kebijakan pemerintak untuk membuat  pemasukan lebih besar daripada pengeluarannya. Baiknya politik anggaran surplus dilaksanakan ketika perekonomian pada kondisi yang ekspansiyang mulai memanas (overheating) untuk menurunkan tekanan pemerintah.
2.      Anggaran defisit (defisit budget) / Kebijakan fiskal ekspansif
Adalah suatu kebijakan pemerintah untuk membuat pengeluaran lebih besar daripada pemasukan Negara guna memberikan stimulus pada perekonomian. Umumnya sangat baik digunakan jika keadaan ekonomi sedang resesif.
3.      Anggaran berimbang (Balanced budget)
Anggaran berimbang terjadi jika pemerintah menetapakan pengeluaran sama besar dengan pemasukan. Tujuan politik anggaran berimbang yakni terjadinya kepastian anggaran serta meningkatkan disiplin.